Sabtu, 14 Maret 2009

DIKLAT GURU INTI PALEMBANG


Diklat dibuka oleh pak Herry Sukarman, Kapus PPPPTK IPA disertai oleh bapak Achmad Bermawi sebagai wakil dari LPMP Palembang. Suasana pembukaan diliputi kegembiraan guru-guru yang datang dari berbagai provinsi di Sumatera.
Peserta belum semua hadir ketika pembukaan dimulai. Jumlah peserta yang hadir kurang lebih ada 60 orang dari 90 peserta yang telah diundang.
Acara pembukaan dimulai dengan pesan-pesan dari Pak Achmad Bermawi disusul oleh Pak Herry Sukarman yang menjelaskan maksud dan tujuan dari Diklat Guru Inti Region, yang diakhiri dengan ketok palu dan penyematan nametag pada beberapa peserta.







HALO PALEMBANG

Selasa jam 14, akhirnya kita sampai juga di Palembang, Kota Empe-empe. Lumayan cape juga setelah agak sedikit stress di bandara. Bagaimana tidak stress, baru masuk check ini mas Pur harus bayar uang 400 ribu karena barang yang dibawa overload... akhirnya selamat. Setelah check ini kita langsung menuju ruang tunggu dengan perasaan was-was. Masalahnya, saya membawa bahan cair dalam dus, ngga disimpan di bagasi, abis takut pecah. Isinya sih cuma aquades steril dan media untuk kultur jaringan di tambah pinset dan seeprangkat alat beda. Masuk ke pemeriksaan ... scanning...scaning..scaning... geleser setiap tas masuk ke dalam ruang scanning.. satu lewat, dua lewat..tiga lewat.. pas yang keempat petugas langsung berdiri menuju barang yang dicuragai... deg.. langsung jantung berdegup. cilaka dua belas.
petugas langsung menuju dus yang dicurigai,
"tolong dibuka, pak!"
"ini cupa bahan praktikum pa, botol media dan alat-alat"
"ya, saya periksa dulu"... saya terdiam.
dia ambil pisau, kemudian dibukanya dus yang saya bawa... ketika terbuka dia melihat benda-benda yang saya sebutkan, botol, pinset dan seperangkat alat bedah. Setelah berdiskusi, akhirnya petugas meloloskan apa yang saya bawa, dengan sebuah bisikan yang membuat telinga agak menghangat... saya bilang:"pak saya baru kena denda overload, saya dah ngga punya lagi" Untuk beliau tidak ngotot, akhirnya kami diijinkan masuk... Alhamdulillah..
kami semua ngeloyor dengan perasaan senang dan gerutuan... we're coming palembang.



diminta dibuka... saya bilang ini bahan untuk prakt